Pangeran
PANGERAN BERMOTOR HIJAUš„°
Aku tidak sadar, akan datangnya kamu.
Aku duduk di teras rumah. Sambil mengamati orang berlalu lalang melewati jalan raya.
Ditemani kacang shangrai dan secangkir kopi.
Aku juga tidak ada firasat akan munculnya kamu.
Dan seketika aku melihatmu.
Dengan motor hijaumu yang gagah.
Tubuh yang putih bersih. Dengan helm hijau pula.
Serta masker yang melekat di hidungmu.
Ketika kamu berkendara melewati rumahku.
Kamu bagaikan pangeran yang turun entah darimana.
Aku tidak tahu tentang namamu.
Aku tidak tahu tentang daerah tempat tinggalmu.
Yang kutahu tentang kamu hanyalah....
Pangeran bermotor hijauš